Cara flash Samsung Galaxy S3 GT-I9300 bootloop via odin dengan mudah


Pada artikel kali ini saya akan sedikit mengulas tentang cara flash Samsung Galaxy S3 GT-I9300 bootloop via odin. biasanya bootloop terjadi karena gagal update ataupun kesalah dalam menginstall aplikasi sehingga membuat Samsung Galaxy S3 GT-I9300 menjadi bootloop, sudah dilakukan hard reset tapi masih juga mengalami masalah tersebut. Masalah seperti ini jika tidak kita atasi dengan melakukan flash ulang, maka smartphone Samsung Galaxy S3 GT-I930 tidak akan bisa kembali normal.

Melakukan flash ulang Samsung Galaxy S3 GT-I9300, pastinya bukan bootloop saja yang dapat anda atasi melainkan ada juga masalah lainnya, seperti system aplikasi error, aplikasi berhenti, data seluler tidak bisa dibuka, lemot/lelet, sentuh tidak berfungsi dan juga beberapa masalah lainnya, setelah selesai melakukan flash, Samsung Galaxy S3 GT-I9300 akan kembali normal atau seperti pada saat anda membeli dari pabrik.

Sebelum anda melakukan flash pada Samsung Galaxy S3 GT-I9300, anda harus menyiapkan dulu bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu software Odin, Samsung USB driver dan juga sebuah fimware yang harus sesuai dengan tipe Samsung Galaxy S3 GT-I9300 milik anda, bahan-bahan tersebut dapat anda download dibawah ini. Silah anda ikuti langkah-langkah cara flash Samsung Galaxy S3 GT-I9300.
.
                               

Langkah awal, download perlengkapan dibawah ini :





* SAMSUNG USB Driver for Mobile Phones
* Download Odin V3.09
* Download Fimware Samsung Galaxy S3 GT-I9300

Langkah akhir, Proses flashing Samsung Galaxy S3 GT-I9300:
* Ekstrak Samsung USB Driver kemudian install di PC/laptop

* Ekstrak juga Odin dan Fimware Samsung Galaxy S3 GT-I9300 yang telah di download

* Matikan Samsung Galaxy S3 GT-I9300 (Diamkan lebih kurang sekitar enam detik untuk                     memastikan Samsung Galaxy S3 GT-I9300 dalam keadaan mati)

* Kemudian masuk kemenu download dengan cara menekan tombol Volume Down + Home + Power     secara bersamaan sampai keluar tulisan Warning!!

* Selanjutnya tekan Volume up untuk memilih Continue dan otomatis akan masuk ke menu                     Download Samsung Galaxy S3 GT-I9300

                  

* Sekarang hubungkan Samsung Galaxy S3 GT-I9300 ke PC menggunakan Kabel USB (gunakan           kabel usb yang original)

* Kemudian buka Odin V3.09

* Selanjutnya centang Auto Reboot F dan Nand Erase All, lalu pastikan Samsung Galaxy S3 GT-           I9300 terdeteksi Odin dengan keluar warna hijau dan ada tulisan ID:COM di software Odin V3.09

* Kemudian klik AP dan cari fimware Samsung Galaxy S3 GT-I9300 yang telah di ekstrak tadi, klik    saja 2x di fimware tersebut dan otomatis fimware akan termuat ke Odin V3.09




* Selanjutnya klik Start di software Odin V3.09 dan proses flashing akan otomatis berjalan tunggu         sampai selesai

* Apabila proses flashing samsung Galaxy S3 GT-I9300 sudah selesai akan keluar tulisan PASS!           seperti pada gambar di bawah ini




* Proses flashing Samsung Galaxy S3 GT-I9300 membutuhkan waktu lebih kurang sekitar 20 menit

Sekian artikel tentang cara flash Samsung Galaxy S3 GT-I9300 Bootloop Via Odin, semoga artikel ini dapat membantu anda untuk mengatasi masalah pada system android Samsung Galaxy S3 GT-I9300 seperti bootloop, system aplikasi berhenti, aplikasi berhenti, lemot, sentuh tidak berfungsi dan juga beberapa masalah lainnya.
Tunggu update terbaru seputar gadget dari saya. terimakasih



tips ampuh merawat laptop agar awet dan tahan lama

laptop/pc di zaman sekarang banyak orang yang membutuhkan, karena dengan laptop bisa membantu pekerjaan seseorang dengan mudah dan cepat. Apalagi orang yang bekerja diperkantoran pasti sangat membutuhkan yang namanya laptop.
merawat-laptop Sering kali kita melihat seseorang yang menenteng-nenteng laptop ke arah dimana ada sumber hotspot. Namun, jarang sekali kita memperhatikan bagaimana kondisi laptop kita? mungkin ketika laptop kita sudah menunjukkan gejala-gejala aneh atau trouble, kita baru sadar kalau laptop kita ternyata kondisinya sudah memprihatinkan. Hal tersebut masih sering kita lihat di sekitar kita. Ada baiknya bagi Anda yang mempunyai laptop, untuk dapat mengikuti 10 tips merawat notebook/laptop berikut ini:

1. Tempatkan laptop pada tempat yang rata/datar agar lubang ventilasi yang letaknya di bagian bawah laptop tidak tertutup. Pastikan laptop berada di tempat stabil, tidak banyak goyangan dan getaran yang dapat merusak Harddisk, Optical Drive, socket-socket serta komponen mekanik lainnya.

2. Sebelum menghidupkan laptop, pastikan kondisi battery masih ada daya yang cukup untuk proses booting sampai menjalankan OS. Bila ragu, pasang adaptor, lalu hidupkan laptop Anda. Kekurangan daya battery sewaktu menghidupkan laptop, akan menyebabkan gagal booting dan harddisk dapat rusak permanent/total.
3. Pastikan dengan teliti stop kontak adaptor apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Bila tidak, akan terpercik bunga api pada stop kontak yang berakibat proses charge akan putus sambung. Kemungkinan terburuk setiap percikan oleh battery dianggap 1 cycle charging (Batt Lithium +/- 1000 x charging). Pengalaman membuktikan akibat stop kontak kendor telah mengakibatkan umur battery menjadi sangat pendek bahkan ada yang hanya berumur 1 bulan saja battery sudah rusak.

4. Perhatikan indikator battery sebelum mengisi (men-charge) laptop Anda. jangan biarkan batere anda sampai habis total sebelum mengecharge ulang.. ketika indikator batere menunjukkan low batere,segera charge batere anda ( dengan cara colok ke power listrik dl baru ke laptop) dan jika indikator batere ud menunjukkan batere penuh 100% segera cabut kabel charge (dengan mencabut kabel yg terkoneksi kelaptop lebih dulu br yg ke power listrik) jangan terus menerus membiarkan batere dlm posisi sll dicharge walaupun sudah penuh untuk menghindari over charging. yg akan mengakibatkan batere menjadi cepat drop dan bocor.

5. Jangan biasakan menggunakan laptop dengan adaptor saja dan battery dilepas. Rumor diluar mengatakan bila bekerja dalam jangka waktu yang lama sebaiknya battery dilepas karena bisa rusak akibat overcharge. INGAT!!! itu akan menjadi malapetaka besar manakala listrik mati tiba-tiba dari PLN. Harddisk dalam laptop bisa rusak parah berikut data didalamnya. Padahal, file-file “DATA” kadang jauh lebih bernilai daripada laptop itu sendiri. Jadi, selain sebagai penyimpanan daya, battery juga berfungsi membantu menyediakan daya yang stabil dikala adaptor saja tidak cukup mencukupi saat Processor bekerja dengan maximum.

6. Jika hendak membawa laptop dan dimasukkan ke dalam tas, pastikan laptop sudah dalam kondisi Shutdown. Apabila masih standby, dikhawatirkan laptop tiba-tiba hidup sendiri karena terkadang ada perintah-perintah resident yang terlupakan sewaktu standby. Saat laptop hidup kembali tetapi masih berada didalam tas, akan terjadi gangguan sirkulasi udara sehingga menjadi sangat panas bahkan chasingnya bisa meleleh. Kemungkinan lain, bila terjadi goncangan saat laptop dalam keadaan hidup, harddisk dan data didalamnya akan rusak.

7. Jangan membawa banyak barang dalam tas hingga berdesakan dengan laptop, karena dapat mengakibatkan panel LCD laptop Anda retak/pecah (Ingat!!! harga LCD Panel laptop sangat mahal +/- 2.5 jt)

8. Tambahkan pelindung layar (screen protector) agar layar tidak mudah tergores, pelindung keyboard (keyboard protector) agar keyboard tidak kemasukan debu/cairan yang mengakibatkan kerusakan pada tuts keyboardnya dan gunakan cooling pad bila laptop akan digunakan dalam waktu yang lama, agar sirkulasi udara dalam laptop terjaga.

9. Jangan meletakkan Handphone diatas laptop maupun di atas keyboard laptop. Lebih baik jauhkan Handphone dari laptop Anda. Pengalaman membuktikan, Handphone sewaktu ada call atau saat menerima sms, mengeluarkan radiasi yang sangat besar sehingga akan merusak chips dalam laptop yang terbukti sangat sensitif terhadap radiasi elektromagnetik. Akibat yang sering terjadi adalah kerusakan chips keyboard controller yang mengakibatkan beberapa angka/huruf tidak dapat keluar.

10. Update antivirus laptop anda sesering mungkin, hindari situs-situs internet berbahaya, karena banyak spyware, spam, malware, dll. Hindari tukar menukar data dengan sesama pengguna komputer tanpa di check dengan antivirus terlebih dahulu, dan gunakan software original (bukan bajakan) agar aman dan nyaman.

Semoga tips tersebut dapat bermanfaat bagi Anda pengguna laptop agar bisa lebih berhati-hati untuk merawat laptop.